Transformasi Sampah Menjadi Rupiah melalui Program BASAMKA
Sampah selama ini sering dipandang sebagai masalah lingkungan yang menimbulkan polusi dan kerusakan ekosistem. Namun, di balik tumpukan sampah tersebut, tersembunyi potensi ekonomi yang sangat besar. Program BASAMKA hadir sebagai solusi inovatif yang mampu mengubah sampah menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Bank Sampah Unsika (BASAMKA) merupakan program pengelolaan sampah di lingkungan kampus melalui kegiatan pengumpulan dan pemilahan yang teratur. Program ini mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan oleh HMTL Unsika bidang Pengabdian Masyarakat (Pengmas) dan dapat diikuti oleh seluruh civitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Kegiatan ini dilaksanakan di depan Gedung Uka-Uka Universitas Singaperbangsa Karawang dan dilaksanakan mulai Agustus sampai Oktober 2025 pada tanggal 8 dan 23 Agustus, 12 dan 19 September, serta 3, 17, dan 31 Oktober 2025. Program ini dilaksanakan dengan tujuan:
Meningkatkan kesadaran bagi mahasiswa Unsika dan masyarakat dalam mengelola sampah
Memberikan pemahaman kepada mahasiswa dan juga masyarakat tentang cara mengumpulkan dan memilah sampah
Mengubah sampah menjadi barang bernilai jual sekaligus mengurangi jumlah sampah botol plastik di Unsika guna menciptakan lingkungan kampus yang bersih dan berkelanjutan
Keuntungan utama dari program BASAMKA adalah terciptanya kesadaran kolektif akan pentingnya pengelolaan sampah yang benar. Sampah tidak lagi dianggap sebagai beban, tapi sebagai aset yang bisa dimanfaatkan. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu, nasabah memilah sampah sesuai jenisnya di rumah, sampah yang sudah dipilah dan bersih disetorkan ke BASAMKA, sampah ditimbang berdasarkan jenisnya, hasil timbangan dicatat pada buku tabungan BASAMKA sebagai nilai tabungan.
Menurut Hilmi selaku penyelenggara program BASAMKA, program ini berjalan dengan baik dan banyak partisipan yang mengikuti kegiatan ini. "Program BASAMKA merupakan inisiatif yang sangat bermanfaat karena mampu mengurangi sampah di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya memilah serta mengelola sampah dengan benar. Diharapkan program ini dapat terus berjalan, melibatkan lebih banyak peserta, dan menjadi contoh pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitar".
Di tengah tantangan pengelolaan sampah di Indonesia, program BASAMKA menjadi contoh nyata transformasi sosial dan ekonomi yang memberi harapan. Dengan program ini, mengubah sampah menjadi rupiah bukan lagi sebuah mimpi, melainkan langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sejahtera dan lingkungan yang lebih bersih.


