Environmental Engineering Training Leadership 2025 Telah Sukses Dilaksanakan Sebagai Bekal Kepemimpinan Bagi Mahasiswa Baru.
Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Unsika mengadakan kegiatan Environmental Engineering Training Leadership 2025 yang diadakan 3 hari pada (27/9) di lingkungan kampus dan (11-12/9) di Curug Sadim, Subang. E2TL 2025 dilaksanakan sebagai bekal terkait dengan kepemimpinan dan organisasi bagi mahasiswa baru Teknik Lingkungan 2025.
Environmental Engineering Training Leadership 2025 mengundang beberapa materi yang memiliki keahlian dibidangnya sebagai langkah awal memperkenalkan dunia kampus kepada mahasiswa baru Teknik Lingkungan Angkatan 2025. Materi-materi yang telah didapatkan pada E2TL hari pertama akan diimplementasikan pada E2TL hari ke2 dan 3 di curug Sadim, Subang. Pada rangkaian E2TL hari ke 2 dan ke 3 diadakan prosesi pemilihan ketua Angkatan dengan dilaksanakannya musyawarah dari seluruh mahasiswa baru Teknik Lingkungan Unsika Angkatan 2025.
E2TL (Environment Engineering Training Leadership) merupakan salah satu program kerja unggulan HMTL Unsika yang berada di bawah pengawasan bidang kaderisasi. Kegiatan ini pertama kali diadakan sebagai bentuk pengenalan dan pembinaan awal bagi mahasiswa baru Teknik Lingkungan. Pada tahun ini, kabinet Eksplorasi kembali menyelenggarakan kegiatan E2TL dengan mengusung tema REFOREST, yang ditujukan khusus untuk mahasiswa baru Teknik Lingkungan angkatan 2025. Melalui tema ini, diharapkan peserta dapat memahami nilai-nilai dasar keprofesian serta pentingnya peran seorang calon insinyur lingkungan dalam menjaga dan memulihkan keseimbangan alam.
Tujuan utama diadakannya kegiatan E2TL adalah untuk memperkenalkan mahasiswa baru terhadap ruang lingkup keilmuan, organisasi, dan budaya yang ada di HMTL Unsika. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial dalam diri setiap peserta. Melalui berbagai rangkaian kegiatan, mahasiswa diharapkan mampu membangun karakter yang berintegritas, berwawasan lingkungan, dan siap berkontribusi aktif dalam pengembangan program-program berkelanjutan di masa depan.
Menurut Medyarini sebagai penyelenggara E2TL 2025 berjalan cukup baik dan berkesan. “Kegiatan berjalan dengan baik, karena terlihat semangat dan partisipasi aktif dari panitia dan peserta. Dari hak tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan dari sebuah acara kaderisasi. Terlihat pula dari koordinasi yang lancar dari panitia pelaksana. Meskipun pasti ada tantangan dan kendala dibalik layar. Hal dan momen yang berkesan terlihat dari kebersamaan dan persaudaraan. Lebih dari sekedar materi, namun kita berhasil menciptakan ikatan kekeluargaan yang kuat. Menemukan potensi diri dalam masing-masing selama proses. Salah satunya keberanian berbicara di depan umum, memecahkan suatu masalah, dan ketahanan menghadapi tantangan menjadi bekal berharga. Secara keseluruhan E2TL berhasil mencapainya tujuannya. Memperkenalkan budaya himpunan, membangun karakter, DNA menyatukan kita sebagai keluarga.” ucapnya.
Mahasiswa baru pula sangat merasa berkesan dengan kegiatan E2TL 2025 ini sebagai pengalaman baru. “Kegiatan ini berkesan banget sih kang/teh, menurut saya kegiatan yang paling berkesan adalah pentas seni karena seru banget pensinya.” Ucap salah satu mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan, kepemimpinan, dan rasa saling memiliki antar sesama Angkatan, sehingga diharapkan menjadi angkatan yang kokoh dan memiliki rasa saling merangkul.
